Tuesday, November 17, 2009

Marah dan takut tak pernah ada secara bersamaan..............(hanya orang bijaklah yang dapat memetik makna dibalik kata2 ini)....Insya Allah

Sabar adalah musuh terbesar syaitan................!!!!!!!!!!!!!!!!!

Nasehat dari Rasul SAW

 

 

Seorang sahabat  (Sulaiman bin Surad) sedang duduk dengan Rasul SAW , ketika ada dua  orang sedang berseteru, saling tuding , saling memaki , hingga salah seorang diantaranya terlihat begitu merah raut mukanya dan  urat lehernya menegang karena marahnya.

Pada saat itu Rasul SAW berkata:” saya tau kata yang  harus dia ucapkan untuk menghilangkan  kemarahannya yaitu :  Auzhubillahi minash-shaitan nir rajiim ( aku berlindung  pada Allah dari syetan yang terkutuk ) Hadish riwayat Buchari – Muslim.

 

Meskipun marah adalah sebuah proses emosi alamiahdan kadang-kadang diperlukan , namun kita harus ingat bahwa  setan yang merupakan musuh terkutuk kita selalu ikut campur dan berusaha untuk merayu manusia agar mengatakan atau melakukan sesuatu yang sangat dimurkai oleh Allah SWT dan yang tidak mungkin akan menjadi penyesalan  seumur hidup kita pada akhirnya…….

 

Maka barang siapa yang dengan mudah terpancing amarahnya atau siapa yang tidak mampu mengontrol emosi amarahnya disarankan untuk menerapkan nasihat ini dalam kesehariannya yang Insya Allah akan sangat membantu dalam meredakan marahnya.

 

Dari pelajaran diatas asya ambil kesimpulan bahwa : “SABAR ITU ADALAH MUSUH SYETAN “

Kenapa?? Karena orang yang sabar , selalu dijauhi setan, sebab dia akan mempergunakan akal sehatnya sebelum bertindak sehingga terhindar dari perbuatan yang mungkar dan dimurkai Allah.

Sedang orang yang dikuasai oleh marah, akan kehilangan akal sehat sehingga segala tindak tanduknya diluar control akal sehat, yang bias membahayakan dirinya dan orang disekitarnya, dan pada akhirnya akan menimbulkan penyesalan berkepanjangan…

Monday, November 16, 2009

Kembang




semua ini dijepret dipatio samping rumah...
hasil dari trial and error...........

Tears from heaven




wuich.. ternyata susah benar............semakin kesini bukannya makin pintar ech perasaan malah makin bodoh dech..
abis hasilnya koq ya lebih jelek dari yang sebelumnya............

Pelajaran hari ini




pagi hari iseng lagi gak ada kerjaan, jeprat jepret seaweed yang tumbuh liar di bawah pohon cabe di dalam pot...
sehabis diguyur................waktuitu ada sinar mentari yang menimpa butiran air, terlihat indah sekali sayang aku bukan photographer pro, sehingga hasilnya gak maksimal , namun begitupun buatku terlihat indah sekali...Alhamdullilah

Tuesday, October 27, 2009

Ach koq tidak bersyukur..........

"Verily, man is ungrateful to his Lord", Al Adiyat 100 - 6.

Apakah ada yang kebetulan didunia ini?????Wallahualam.....sebab sesungguhnya hanya Allah yang tau, namun seberapa sering kita selalu bilang kebetulan , tanpa kita sadari???  Padahal kita tau pasti bahwa semuanya sudah direncanakan oleh Allah..so nothing is insident ..

Kemaren Senin October 26'1009, harinya parent meeting di sekolah Bilal, senin minggu yang lalu aku tidak datang , jadi kali ini aku datang dech pengin tau aja gimana sich yg namanya parent meeting itu??????
tidak perlu bikin janji seperti waktu di SD dulu, tap yg datang pertama itu yg dilayani, so.. first come first .........waktu saya tiba gurunya berdiri didepan pintu masuk sedang bicara dengan seorang murid.....setelah basa basi ngucapin selamat sore, saya dipersilahkan masuk, dan waktu ditanya saya orang tua dari siapa, gurunya bingung, dan sama sekali tidak berharap kalau saya akan datang,.....what a surprise for her, cause the purposes of the meeting is only for the parent who her kid has a difficulty or problem at school..........

Bilal  is good, he has "A" grade and i don't have any problem with him, I love him, he's awesome, only a little bit start to talk, and that's normal for this stage since some his friends do talk and influence him.........you must be proud of him", just wanna know how and what is he doing, kataku pengin tau, akhirnya setelah basa basi lagi saya keluar dan menemui guru yg lain, kali ini gurunya yg pengin tau siapa dan bagaimana Bilal, setelah aku jelaskan, dia bilang, he's smart, but just would like to advise if it is possible send him for sport activity or martial art...which I know for sure he doesnt like it, and he also start talking in his class....hmmmm what a naughty boy., setelah berjanji untuk membicarakan dengan team soccer sekolah untuk kemungkinan selanjutnya saya keluar dan menemui guru terakhir.

Setelah menunggu 5 menit pintu terbuka dan sang guru keluar, waktu disebutkan saya orang tuanya fulan, sang guru bilang .......hmmmm, what can I do for you mam???? you should proud of him, he's awesome, I  love him, he is a good boy, he is smart, he is very entusiasm, and he made very good grade.....and one thing he's very adorable , he is the way he is, never has the burden, no intension for show off to anybody else, doesn't care that he has to please his friends, his teachers, his parent or whoever.........he is very compassionate........I never since this in the kids in his age................. jadi tersanjung dech saya, Alhamdullilah , la haula wala kuwata illa billah..............semoga saja dia bisa terus mempertahankan sikap yang seperti itu.......
Jadi teringat waktu dia masih sekolah di Al Qolam, Depok, bingung aja waktu itu dia jadi murid underdog dech, rankingnya no 50 diantara 50 murid, sampe ada 2 orang gurunya  yg bilang dia "bodoh".........duch waktuitu rasanya gimana ya saya sebagai orangtua sedih dan malu, tapi my other kid told me , don;t worry mom, he is growing, when the time he will show his capability and you never how how he is so mermerized........ dan Alhamdullilah selama sekolah disini , dia tidak pernah tidak mendapat pujian dari gurunya dan rapotnya selalu bagus, .......lalu apakah itu hanya sebuah kebetulan???? tentu saja tidak.........sebab Allah telah menentukan semuanya kita hanya menjalani.....

Rasanya gak percuma tiap hari saya ngomelin Bilal, belajar, belajar, belajar........etc etc.... ach emang tidak bersyukur .........O Allah , please forgive me