Wednesday, March 3, 2010

Hati-hati karena Allah itu Maha Mendengar..............

 

Aku sedang duduk termenung, mataku berkaca2…..

gak tau kenapa beberapa hari ini aku sering banget menyembunyikan tangisku diam2.


Tiba2 sahabatku datang…..tak pelak lagi aku tertangkap basah sedang menyembunyikan perasaanku…


"Ada apa, kenapa tiba2 matamu berkaca2???",tanyanya


Untuk sesaat aku tak mampu berkata2…..dan akhirnya bulir2 air mata meluncur deras jatuh ke pipiku…..


"Kamu rindu kampung halamanmu?", tanyanya berusaha  menebak penyebab kenapa tiba2 aku koq jadi menangis.

Aku menggeleng sembari mengusap air mata yang sempat terjatuh dan menggulir di pipi.

"Why??…….what's happen, something wrong??? Or……"dia tak melanjutkan kata2nya..

" feel like, I am not exist……..not the same person as  before……. dan....." aku  tak bisa melanjutkan kata2ku.


Hmmmm…….apa sich sesungguhnya yang bermain di kepalamu?" tanyanya lagi.

"I miss my job", kataku dengan bibir bergetar.

sejenak dia terdiam menghela napas sesaat, kemudian,:


" look…….apapun yang  terjadi  padamu saat ini tentu ada sebabnya, kenapa sampai saat ini kamu tidak bekerja? Wallahualam..!!!! only Allah knows why  . Maybe He wants you to stabilize with your family………can you imagine, If you work, who's gonna drop and pick up Bilal?".

What will happen if he comes  and nobody home?

And  police  caught him alone without being attendant by any adult, you will be in trouble, they might  send him to the child care facility and you will be charged with felony or what ever….so think about it."  katanya sembari menerawang……..


Sejenak aku terdiam……..apa yang dikatakannya benar adanya….

 

Sesungguhnya berbahagialah karena   Allah telah  mengabulkan permintaanmu , mengapa sekarang justru engkau  merasa gundah dan sedih?

Seharusnya engkau bahagia karena Allah telah mendengar dan mengabulkan doamu?

"Doa apa…????" kataku bertanya.


 


"Beberapa tahun yang lalu kamu pasti berdoa….memohon untuk tinggal dirumah sama dengan istri2 lainnya mengurus keluarga."


" ach mana mungkin sich aku berdoa seperti itu", kataku membantah, masih ngeyel juga nich saya


 


"mungkin kamu tidak sadar, mungkin saat itu kamu sedang jenuh dengan suasana kerja dan make a wish ,

ach ..cape ya kerja, bangun pagi , bermacat2 ria dijalannan, kaki pegal nginjak kopling…..pulang macet lagi ,

sampe rumah dach malam, rasanya tua dijalanan  dech, belum urusan kantor yang bikin bete, belum lagi colega yang menyebalkan, dan sebagainya….


banyak hal yang bikin kamu bergumam dan berharap untuk tinggal dirumah saja…"

dan saat itu engkau tidak menyadari bahwa Allah mendengar doamu tapi belum mengabulkanya dan di kabulkan beberapa tahun kemudian ,yaitu sekarang…."

"so.. Jangan bilang kamu tak pernah meminta pada Allah…..karena Dia maha mendengar, Dia maha tau….".

 

Sejenak aku terdiam mendengar perkataannya……..mencoba mengingat2 kembali beberapa tahun yang lalu……..seperti slide bersileweran di benakku ….mungkin !!!ya….!!!


 mungkin sekali dia benar,…..sebab, seringkali dalam kesedihan, dalam kejenuhan, dalam kesebalan aku suka bergumam atau tepatnya mengeluh……. seandainya memungkinkan aku gak mau kerja..capek, bosan, sebel dan banyak umpatan lainnya yang aku ucapkan.... sebagai ekspresi dari perasaanku saat itu


 


Meski mungkin saat itu dalam kemarahan aku tidak sadar kalau itu merupakan pintaku pada Allah…………


Dan boleh jadi ketika itu aku sedang terzholimi, sebab katanya doa orang yang teraniaya itu didengar oleh Allah dan dikabulkan………

Ya ya yaaaaaaaaaaaaaaa…………….!!!!!!


 


duch….!!!! kalau tau begini jadinya gak bakalan dech gue mengumpat begitu…

mending diganti  ya umpatannya misalnya bilang duch enaknya kalau gue jadi boss aja ya, atau gue jadi milyuner sehingga bisa ongkang2 kaki dirumah…..

ech iya baru ingat ini dia kata2 yang biasa dan sering banget dulu aku ucapkan..


Enak banget ya duduk di rumah ongkang2 kaki gak perlu bangun pagi dan bergegas ke kantor.

Duch………..jadi  semuanya itu ternyata didengar Allah dan sekarang dikabulkan olehNya…?????

Ampun dech…….makanya ,meski sedang marah kita harus bisa mengontrol apa yang kita ucapkan ……karena Allah maha mendengar….nich buktinya ….

Ya sekarang gue mesti bagaimana dong??????????

 

" percayalah bahwa ada alasan yang sangat tepat mengapa sekarang kamu hanya tinggal dirumah dan tidak bekerja, Allah ingin engkau lebih dekat dengan keluarga dan anak2mu, coba ingat berapa lama kamu sibuk dengan urusan kantor dan membiarkan anakmu cuma dengan pembantu dirumah???


Liat betapa bahagianya dia sekarang pulang sekolah mendapati ibunya ada dirumah menyambutnya, menyediakan makan siang untuknya, menemaninya belajar….dan bercanda dengannya,

mungkin dulu engkau tak pernah tau perkembangan anakmu dari hari kehari karena kesibukanmu, kalaupun dirumah kamu ingin beristirahat karena sudah bekerja 5 hari penuh dari pagi buta hingga malam….

Coba ingat berapa sering kamu pulang kerumah mendapati anakmu masih melek menunggu kepulanganmu????"

 

Ach….!!!!!!! Lagi-lagi aku cuma bisa terdiam, mataku kembali berkaca2,   ternyata tanpa aku sadari dulu ketika sedang kesal, sedang marah, sedang sedih, ucapanku didengar olehNya dan dikabulkan olehnya meski tertunda....

dan inilah dia buktinya bahwa Dia Maha mendengar, dulu tidak dikabulkannya karena Dia tau tidak baik untukku dan kini dikabulkannya karena Dia juag tahu inilah saat yang tepat untuk emngabulkan permintaanku itu.

 

 


 

Oh Allah..!!!!! Please forgive me , for not to be thankful……..

Ternyata aku ini belum berubah ya, masih saja seperti yang dulu,koq imannya masih saja tipis seperti kulit bawang alias gak ada peningkatan. Duch jadi tambah malu  dech ketauan kalau aku ini masih seperti yang dulu..

10 comments:

  1. semoga Allah juga mengampuniku...

    ReplyDelete
  2. Hi...hi... ini mengingatkan aku kelak jika allah mengijinkan aku menjadi FTM agar tidak mengeluh......TFS mbak

    ReplyDelete
  3. terimaksih kembali...
    iya ingat1 ya jangan mengeluh (hi hi hi), ech boleh dech ngeluhnya yang enak2.....

    ReplyDelete
  4. krn takut mba.... jangan2 dulu itu aku pernah berdoa krn emosi saja. aku akan banyak istighfar, semoga Allah mengampuni doa2ku yg salah dan ngawur......

    ReplyDelete
  5. Alhamdullilah..itu dia yang terbaik....istigfhar...
    Insya Allah Dia akan menerima hambanya yang datang dengan taubah yang sesungguhnya..
    Kesadaran kita tentang perbuatan salah kita yang lalu itu sudah merupakan rahmat dariNya, dan karenanya kita sepatutnya mengucapkan syukur dan istighfar telah diingatkan.
    mungkin caranya yang berbeda...melalui peringatan langsung , melalui kesadaran diri, melalui cerita orang lain.
    Insya Allah semoga kita termasuk orang2 yang senantiasa istighfar ya Fa

    ReplyDelete
  6. iya mba..... amin ya robbal 'alamin
    terima kasih kisahnya. membuatku introspeksi diri.

    ReplyDelete
  7. Alhamdullilah ...
    senang bisa berbagi..sebenarnya terlalu banyak yang ingin diceritakan , tapi agak sungkan euy......

    ReplyDelete